Sabtu, 21 Januari 2012

Tips Mengajar Fisika



Harus diakui,  fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang banyak tidak disukai siswa, berbagai alasan bisa dikemukakan siswa, salah satunya ‘fisika itu susah dipahami’.
Apapun alasan siswa tidak menyukai fisika, tetap fisika merupakan mata pelajaran wajib diikuti. Karenanya guru harus tetap semangat, terus berupaya agar siswa menyukai fisika, gunakan berbagai tips agar siswa menyukai fisika. Kalau postingan sebelumnya tips untuk siswa, ‘tanpa bermksud menggurui’ berikut beberapa tips bagi guru fisika agar tujuan pembelajaran tercapai :
  1. Menguasai materi. Ini salah satu kunci utama, sehebat apapun metode pembelajaran kalau gurunya tidak atau kurang menguasai materi hasilnya pasti tidak memuaskan.
  2. Menyajikan materi dengan metode pembelajaran yang mudah diterima siswa dan variatif. Hal ini memerlukan kejelian guru dalam memilih metode pembelajaran yang tepat dan variatif agar proses belajar mengajar tidak jenuhkan dan tidak monoton.
  3. Menciptakan suasana yang membuat image fisika seolah-olah sangat mudah. Bukan sebaliknya menakut-nakuti siswa, misal mengawali pembelajaran dengan perkataan: ‘materi ini pasti sulit dipahami, karena……’ hal ini bisa membuat siswa pesimis. Hindari!
  4. Tidak horor tegang dalam mengajar, upayakan selingi dengan humor tapi tidak berlebihan.
  5. Memahami kemauan siswa dalam belajar.
  6. Siap menerima kritikan dari siapapun, termasuk dari siswa.
  7. Siap untuk introspeksi diri.
dari beberapa sumber

Eksperimen Fisika yang Dapat Memicu Kiamat !!!



Lubang Hitam ibarat perangkap maut di jagat raya. Namun, sebuah eksperimen fisika untuk mengetahui partikel dan antipartikel elementer (ultra tiny particle) pembentuk jagat raya malahan dikhawatirkan menghasilkan Lubang Hitam.
Padahal, apabila eksperimen ini berhasil maka lengkaplah kajian ilmu fisika seputar asal usul terbentuknya jagat raya atau disebut Teory of Everything. Kajian fisika selanjutnya adalah membuktikan keberadaan Tuhan secara sains.
Lubang Hitam di Bumi?
Large Hadron Collider (LHC) merupakan laboratorium raksasa berbentuk jaringan pipa yang kuat dan panjangnya mencapai 27 kilometer atau disebut Mesin Super Collider. Eksperimen yang dilakukan di Laboratorium CERN (European Organization for Nuclear Research) yang terletak di Swiss (perbatasan Swiss dan Perancis) ini dikhawatirkan menimbulkan dampak berbahaya, yaitu terbentuknya Lubang Hitam di Bumi.

Kampanye menentang eksperimen ini semakin marak belakangan ini. Termasuk menampilkan film animasi berdurasi 38 detik seputar kemungkinan terjadinya Lubang Hitam di Bumi. Dalam film itu digambarkan Lubang Hitam akan menghisap Bumi yang berawal di laboratorium CERN.
Bahkan sejumlah ilmuwan di Amerika telah mengajukan gugatan agar eksperimen dihentikan. Gugatan itu berisi kekhawatiran adanya dampak berbahaya atau efek samping dari eksperimen Mesin Super Collider, yaitu berubahnya struktur partikel tanah yang dapat memicu terjadinya Lubang Hitam mini (subatomic Black Holes) di Bumi.
Hal itu berarti, secara perlahan areal di sekitarnya akan musnah dan semakin meluas ke seluruh Bumi. Disebutkan pula bahwa Lubang Hitam mini yang dihasilkan eksperimen itu dapat bertambah besar karena menerima zat (materi) hingga menjadi cukup besar untuk menghisap seluruh tanah. Dengan kata lain, kiamat yang sudah pasti datangnya itu akan terjadi akibat ulah manusia sendiri.
Gugatan hukum di Pengadilan Wilayah Amerika di Hawai ini diajukan pada bulan Maret 2008 lalu. Beberapa ilmuwan Amerika meminta keputusan pengadilan untuk menghentikan eksperimen LHC. Apabila gugatan itu dikabulkan, eksperimen bernilai 8 milyar dollar itu praktis dihentikan.
Itulah sebabnya, gugatan mendapat tanggapan keras fisikawan. Dr. Otto E. Rossler dari Universitas Tubingen di Jerman merasa skeptis dengan kemungkinan bahaya itu.Pendapat itu didukung sejumlah fisikawan kuantum yang tergabung dalam The Committee for Elementary Particle (KET) di Jerman yang merilis laporannya bahwa eksperimen particle accelerator (pemercepat partikel) di LHC dinyatakan aman.
“Tidak ada dasarnya LHC akan menghasilkan Lubang Hitam yang dapat menghisap tanah,” bunyi laporan KET.
Sementara itu, dalam siaran persnya tgl. 5 September 2008 lalu, CERN merilis laporan Journal of Physics G: Nuclear and Particle Physics yang melampirkan sejumlah bukti bahwa ketakutan terhadap tingkat keamanan di LHC tidak berdasar. Bahkan ditambahkan, LHC merupakan laboratorium terbesar pemercepat partikel yang bermanfaat menguak rahasia jagat raya.
“LHC memungkinkan kita mempelajari secara rinci asal usul jagat raya. LHC sangat aman dan pandangan terhadap kemungkinan terjadi resiko adalah fiksi belaka, ” ujar Direktur CERN, Robert Aymar.
Laporan ini juga menegaskan sekaligus memperkuat laporan tahun 2003 bahwa tidak berdasar keprihatinan apapun tentang keamanan LHC.
Data observasi diberikan ke Dewan CERN dalam pertemuan Juni 2008. Dewan CERN terdiri dari 20 wakil pemerintah negara-negara anggota CERN. Laporan itu juga diperiksa secara cermat oleh The Scientific Policy Committee (SPC), yang terdiri dari 20 ilmuwan independen termasuk pemenang Nobel.
“Laporan menunjukkan bahwa LHC sangat aman,”kata Jos Engelen, pimpinan ilmuwan CERN. ”LHC sudah melaksanakan eksperimen ratusan ribu program. Nyatanya planet ini masih tetap ada,” katanya penuh percaya diri.
Andaikan eksperimen dilanjutkan, mungkinkah manusia dapat menciptakan Lubang Hitam yang kelak akan melenyapkan Bumi dari peta jagat raya?
Partikel elementer (foton) di laboratorium CERN dan Large Hadron Collider (LHC)

Sumber : infogue.com

Skenario Kiamat dalam Fisika: Kiamat Pertama Kali Terjadi di Bumi


Siapa saja umat Islam yang mengaku dirinya beriman pasti yakin kiamat akan tiba. Kiamat adalah keniscayaan meskipun hal itu artinya ras manusia harus punah.

Mengacu pada Alquran dan hadis, banyak sudah gambaran ciri-ciri manakala hari

kiamat akan tiba. Tetapi ahli fisika Febdian Rusydi punya penjelasan ilmiah mengenai bagaimana terjadinya kiamat. 

"Yang pertama itu kiamat di bumi. Skenario kiamat yang bisa diprediksi oleh sains terjadi di bumi," kata penyandang gelar master bidang teknik fisika itu dalam acara ceramah di Masjid Baitul Ihsan, Kompleks BI, Jl Budi Kemuliaan II, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2007). 

Bumi terdiri dari lapisan-lapisan. Paling dalam adalah inti yang bentuknya solid dan cair. Lapisan berikutnya adalah mantel yang terdiri dari silikat, gabungan silikon dan air. 

Mantel adalah lapisan tempat panas bumi berada. Panas ini berputar di dalam mantel dan bisa menggerakkan bagian kerak (crust) bumi sehingga muncul gempa.

Febdian mengatakan kiamat terjadi di bumi ketika sistem gravitasi yang ada menjadi kacau oleh aliran panas bumi di lapisan mantel. Saat itulah terjadi pergerakan lempengan bumi yang ditandai dengan munculnya gempa. 

Saat terjadi gempa orang akan sulit sekali berjalan. Febdian mengatakan dirinya

mendengar kerabatnya di Padang mengaku baru bisa keluar dari rumah saat gempa

berhenti mengguncang pesisir barat Pulau Sumatera beberapa waktu lalu.

"Saat normal, gravitasi seragam di setiap permukaan bumi. Tapi saat gempa gravitasi tidak lagi seragam di daerah gempa," ujarnya.

Pergerakan lempeng di bumi itu terus berlanjut alias berevolusi. Bukti ilmiah menunjukkan dulu di bumi hanya ada satu kontinen besar sebelum akhirnya terpecah-pecah menjadi yang sekarang ini. 

Pengaruh gaya gravitasi itu begitu besar. Sehingga bila terjadi gempa dengan skala yang luar biasa maka efek yang dihasilkannya pun besar pula. 

"Gunung pun bisa tercungkil atau dengan kata lain bisa terangkat dan terbalik.

Itulah skenario kiamat di bumi," terangnya. 

Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.(Q.S. Al Qariah:5) 

Febdian mengatakan soal waktu tepatnya kiamat terjadi tetap hanya Allah yang tahu. Tetapi Allah juga telah memerintahkan untuk belajar dan mencari tahu tentang misteri alam atau lingkungan. 


Sumber : detik.com

Kiamat dan Penjelasan Ilmiahnya....



     Kiamat selama ini memang berkaitan dan selalu dihubungkan dengan keimanan, terutama dalam Islam. Bahkan, urusan mempercayai kiamat atau hari akhir menjadi salah satu syarat seseorang dikatakan beriman atau tidak. Oleh karena itu, orang-orang yang atheis cenderung tidak mempercayai kiamat. Entah dengan penganut Agama lain, yang jelas hampir seluruh umat Islam meyakini bahwa kiamat akan terjadi. Hanya soal waktunya saja yang tidak seorang pun bisa memastikan. Kapan akan terjadinya, tidak seorang pun yang mengetahui. memang kiamat adalah rahasia oleh allah, sang maha pencipta karena itu sampai sekarang pun tidak ada yg bisa meramalkan kapan kiamat itu bakal terjadi.
Sikap yang berbeda ditunjukan oleh kalangan ilmuwan, apa pun agamanya. Namanya juga ilmuwan, mereka cenderung penasaran dengan berbagai hal yang menarik perhatiannya. Seperti juga masalah awal kehidupan yang masih menjadi perdebatan, kiamat atau hari akhir juga masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan.
     Salah satu ciri terjadinya kiamat yang diyakini oleh umat Islam adalah ketika matahari terbit di barat. Akan tetapi, tentunya menjadi pertanyaan juga. Jika matahari terbit di Barat, bagaimana proses terjadinya? Apakah bumi tiba-tiba berhenti dan berputar arah langsung? Sementara itu, secara teori, tidak mungkin suatu benda yang berputar bisa langsung berhenti tanpa melalui proses perlambatan. Kalau memang ada proses perlambatan, jangankan sampai berputar arah dan penghuni bisa melihat matahari terbit di Barat, belum berhenti saja bumi ini sudah berantakan. Kecuali proses perlambatan itu berlangsung secara konstan setiap hari dan ukuran perlambatannya kecil sekali, sehingga manusia dan seluruh makhluk di bumi tidak menyadarinya. Kalau tidak ada, lebih parah lagi. Bayangkan saja ketika kita naik kereta api dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba berhenti, seluruh penumpang pasti akan ‘terbang’. ini yang disebut dengan inersia/kelembaman. bumi adalah kerangka inersia dan kita berada di dalam kerangka inersia.
     Dalam sebuah literatur dapat di simpulkan bahwa semua benda angkasa yang berotasi, suatu saat akan merubah arah rotasinya. Planet venus adalah planet yang berotasi berlawanan dengan arah planet planet lain sehingga di venus matahari terbit dari barat. Diyakini para ahli bahwa sebelumnya, planet ini berotasi dengan arah yang sama dengan planet-planet lainnya
     Beberapa tahun yang lalu, ada tayangan disebuah program yang membahas science di Metro TV. Salah satunya berbicara tentang galaksi. Konon, galaksi Bima Sakti dan seluruh isinya, termasuk bumi, sedang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi. Dan diprediksi akan berbenturan bahkan bertabrakan dengan salah satu galaksi lainnya. Dalam simulasi digambarkan ketika terjadi benturan itu terjadi ledakan yang sangat dahsyat. Dari situ kemudian saya berpikir, jangan-jangan seperti itulah proses kiamat. Namun, benturan itu baru akan terjadi dalam waktu yang masih sangat lama.
           Hal yang lebih menarik adalah bahwa kiamat ini didukung oleh Hukum II Termodinamika, atau yang juga dikenal sebagai Hukum Entropi. Dalam ‘kuliah’-nya yang bisa dibaca di sini, Stephen Hawking, salah seorang Fisikawan kenamaan mengatakan
"…if your theory disagrees with the Second Law of Thermodynamics, it is in bad trouble. In fact, the theory that the universe has existed forever is in serious difficulty with the Second Law of Thermodynamics. The Second Law, states that disorder always increases with time."

Dalam sebuah tulisan yang berjudul “Ilmu Termodinamika Menyanggah Evolusi“, Harun Yahya menuliskan,
"Hukum II Termodinamika, yang dianggap sebagai salah satu hukum dasar ilmu fisika, menyatakan bahwa pada kondisi normal semua sistem yang dibiarkan tanpa gangguan cenderung menjadi tak teratur, terurai, dan rusak sejalan dengan waktu. Seluruh benda, hidup atau mati, akan aus, rusak, lapuk, terurai dan hancur. Akhir seperti ini mutlak akan dihadapi semua makhluk dengan caranya masing-masing dan menurut hukum ini, proses yang tak terelakkan ini tidak dapat dibalikkan." 
        
    Teori ini memang terasa sangat masuk akal. Dalam keseharian, kita mendapati bahwa tidak ada sesuatu pun yang abadi. Semua hal, entah itu makhluk hidup atau mati, pada akhirnya akan menuju sebuah kehancuran. Buah-buahan yang membusuk, besi yang berkarat, kayu yang lapuk. Dan alam semesta ini, bukan sebuah pengecualian, semuanya tunduk pada sunatullah ini. Bahkan, tanpa terjadinya benturan antar galaksi pun, Bumi ini akan hancur dengan sendirinya. Lagi-lagi, masalahnya soal waktu saja.
             Dipandang dari sisi sains dan agama, sebetulnya saling mendukung satu sama lain ketika berbicara kiamat atau soal hancurnya alam semesta. Perdebatan terjadi ketika berbicara pasca-kiamat, karena lagi-lagi masalah ini berhubungan dengan keimanan. Sementara dari sisi sains, belum didapatkan jawaban yang pasti, karena kita berbicara soal ‘alam lain’ yang tidak teramati. Akan tetapi, yang jelas sudah ada titik-temu soal kepastian terjadinya akhir dunia.

      Sayangya, masih terjadi gap yang cukup lebar antara ‘ulama dan ilmuwan. Bahkan, cenderung saling menafikan satu sama lain. Kalangan ‘ulama cenderung tidak mau tahu tentang proses terjadinya kiamat yang bisa jadi sangat ilmiah. Sehingga, ceramah-ceramah yang diberikan cenderung dogmatis. Padahal, temuan-temuan ilmuwan sebetulnya bisa semakin memperkuat keyakinan dan keimanan bahwa kiamat memang akan terjadi. Toh, proses terjadinya kiamat tidak pernah diceritakan dengan jelas. Saya sendiri lebih menyukai ceramah-ceramah yang tidak hanya menambah keimanan, tapi juga pengetahuan. Dan itu tidak mungkin terjadi jika ‘ulama tidak pernah mendekati ilmuwan atau sebaliknya. Karena sesungguhnya, sebaik-baiknya keimanan adalah yang berdasarkan ilmu.

Hukum Fisika Albert Einstein Membuktikan adanya Hantu???


Tiap malam, kelompok pemburu hantu amatir di berbagai belahan dunia melakukan pencarian hantu di rumah-rumah kosong, kuburan atau tempat-tempat yang dianggap angker. Bahkan dalam sebuah acara di stasiun televisi nasional, program tertentu menayangkan proses pencarian ini beberapa tahun lalu.
Di Indonesia para pemburu kerapkali tidak menggunakan alat bantu. Mereka mengandalkan kepekaan tubuhnya sendiri. Ini perlu kita pertanyakan karena sebagai masyarakat yang terwarisi pendidikan ala barat (modern) yang butuh pembuktian, hal semacam tidak bisa serta merta diterima dengan mudah.
Namun di negara lain, para pemburu hantu ini sudah menggunakan peralatan elektronik yang diyakini dapat menangkap keberadaan para hantu lewat energi yang ditimbulkannya. Banyak para pemburu hantu ini percaya bahwa keberadaan hantu dapat diketahui secara fisik. Secara spesifik kata mereka, Albert Einstein, salah satu pakar fisika sepanjang sejarah menawarkan dasar ilmiah akan keberadaan hantu ini.
Bahkan bila melakukan googling, 8 juta link yang terkait dengan hantu dan teori Einstein ini tersedia. Banyak orang membicarakan teori Einstein dengan keberadaan hantu salah satunya John Kachuba, peneliti hantu yang menulis buku berjudul “Ghosthunters” pada 2007 dan diterbitkan oleh New Page Books.
Dia bilang, “Einstein membuktikan bahwa semua energi di alam semesta ini konstan, tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan…jadiapa yang terjadi pada energi manusia ketika kita mati? Jika kita tidak dapat dihancurkan, lalu menurut teori Einstein energi ini akan tertransformasikan menjadi bentuk energi lain. Lalu apa bentuk energi baru itu? ….Dapatkah kita menyebut bentuk energi baru itu hantu?”
Ide ini muncul dan dipakai sebagai pembuktian akan adanya hantu. Ambil contoh misalnya grup yang menyebut dirinya Tri County Paranormal. Mereka menyebutkan,”Albert Einstein menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya dapat berubah bentuk. Saat kita hidup, kita memiliki energi listrik dalam tubuh…Apa yang terjadi pada listrik tubuh kita, yang menyebabkan jantung berdetak dan menimbulka napas? Tidak ada jawaban untuk pertanyaan itu.”
Jawaban sederhana
Tetapi faktanya, jawabannya sangat sederhana dan tidak semisterius yang kita bayangkan tentang hantu ini. Setelah seseorang meninggal, energi tubuh seseorang akan pergi ke lingkungan sekitar. Saat seseorang meninggak, energi yang tersimpan dalam tubuh akan terlepaas dalam bentuk panas dan pindah ke hewan-hewan yang kita makan (misalnya binatang liar bila kita mati tanpa dikubur atau cacing dan bakteri bila dikubur), atau tumbuhan yang menyerapnya. Jika kita dikremasi, energi dalamt ubuh akan dilepas dalam bentuk panas atau cahaya.
Selanjutnya, kata para ahli itu, bila kita makan tanaman dan binatang yang mati, kita sebenarnya tengah mengonsumsi energi mreka dan mengonversinya menjadi energi kita sendiri. Makanan dimetabolisasi saat ada di pencernaan dan reaksi kimia melepas energi yang dubuthkan untuk hidup, bergerak dan bereproduksi, dan sebagainya. Energi-energi tersebut ternyata tidak mewujud dalam bentuk sebuah pancaran cahaya, bola hantu yang berupa energi elektromagnet, tetapi lebih dalam bentuk panas dan energi kimiawi.
Banyak pemburu hantu yang menyebutkan bahwa mereka dapat mendeteksi medan energi yang diciptakan oleh para hantu. Memang benar bahwa proses metabolisme manusia dan organisme lain sebenarnya terbangkitkan oleh adanya arus listrik yang sangat rendah levelnya. Namun, arus ini tidak lagi hidup saat organisme mati. Karena sumber energi berhenti, arus listrik otomatis juga mati. Seperti juga lampu pijar yang mati saat Anda mematikan stop kontak.
Kebanyakan energi pada orang mati yang butuh bertahun-tahun untuk bisa kembali ke lingkungan dalam bentuk makanan, sementara yang lain dengan cepat bisa diserap setelah mati dan tidak dalam bentuk yang bisa dideteksi dengan alat populer pencari hantu seperti elektromagnetic field detectors (EMF). Para pencari hantu yang selalu mengulang klaim bahwa teori Einstein menyediakan dasar bagi keberadaan hantu sebenarnya tidak tahu banyak tentang dasar ilmiahnya. Hantu memang ada, tetapi baik Einstein maupun hukum fisikanya tidak menyatakan secara eksplisit bahwa hantu itu ada.
Sumber : LIVESCIENCE

MARI MENGENAL HANTU SECARA SAINS (KEILMUAN)

http://www.gossipgamers.com/wp-content/uploads/2009/07/custom_1228281927761_ghostbuster_logo_jpeg_v4_flat_01.jpg
Masih ingat film Ghostbuster?? Film Hollywood tahun 1984 ntu..?? Ternyata film ini memberikan ide ttg perkara yg gak pernah terlintas dalam benak kita. Hantu (dan maklus halus sebangsanya) bisa diciderakan dan diperangkap dengan peralatan sains dan teknologi.

Ketika kebanyakan orang giganggu perasaan takut dan seraaaammm ketika membicarakan perihal maklus halus ini, banyak diantara kita gak menyadari bahwa kajian sains dan teknologi menemukan beberapa sifat dan ciri kelemahan jin dan hantu.

Berbeda dengan ahli agama, penyelidik/ilmuwan mencoba memecahkan teka-teki makluk halus itu dengan mencari penjelasan saintifik dengan mengkaji unsur kewujudan hantu dan jin dari sudut pandang sains. Hasil kajian selama puluhan tahun ini memang tidak diduga oleh kebanyakan kita..!!

Siapa menyangka.. film Drakula yg ada adegan terbakar apabila terkena sinar matahari, dan film Ghostbuster yg ada adegan penangkapan dan penembakan hantu menggunakan peralatan elektronik.. ..ternyata semuanya itu berdasar.

Malah, beberapa kepercayaan yg dianggap khurafat dalam masyarakat kita seperti meletakkan gunting besi disamping mayat atau menggantung cermin didepan pintu sebenarnya bisa dibuktikan secara sains untuk menghindari gangguan hantu ato jin.

http://mastershifoo.files.wordpress.com/2008/10/prof-dr-norhisham-pic.gif
Penyelidik yg juga Dekan Fakultas Sains Warna Universal, Universitas Perobatan Antarbangsa Sri Langka; Prof Dr Sir Norhisham Wahab, mengatakan bahwa hantu dan jin tidak memiliki unsur jasad menyebakan mereka tidak dapat dilihat, tetapi kewujudan mereka dapat dibuktikan dengan ilmu sains fisika quantum dan bisa dideteksi dengan teknologi gelombang.

“Hantu dan jin wujud secara tidak nyata kerana tidak terikat kepada jisim, gravitasi bumi serta bebas daripada ikatan karbon, molekul dan atom. Berbeda ngan manusia yang terbentuk daripada partikel atom atau unsur yang menyusun semua benda.

“Hantu dan jin bagaimanapun termasuk dalam ghaib nisbi dan bisa diukur dg menggunakan gelombang bunyi dan gema,” kata Prof Dr Sir Norhisham Wahab yang mendalami kajian dalam bidang ini selama sembilan tahun.

Katanya, apabila kajian sudah memahami bagaimana unsur hantu dan jin dari sudut fisik, usaha terpenting yaitu membantu manusia menghindari gangguan jin dan hantu dapat dilakukan pembuatan penawar dan  pemulihan menggunakan teknologi.

Dr Norhisham berkata, jin dan hantu terdiri daripada unsur gelombang, mereka dapat menguasai ruang dan waktu didalam tubuh manusia yang mampu memberi/menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan hingga ke tahap mental.

"Tubuh manusia yang memerangkap gelombang ‘tidak sehat’ memberikan kesan kpd seseorang yaitu kesan negatif terhadap jiwa seperti mengalami kelesuan kronik, gangguan mental, merasa sakit ini sakit itu ,dsb. Ketika si pesakit memeriksakan diri kedokter, dokter malah bilang gak ada penyakit apa2 koq, tetapi anehnya sipesakit merasa dia ada mengidap suatu penyakit. Hal ini adalah salah satu tanda dari gangguan jin." Katanya.

Beliau berkata, untuk merawat gangguan jin dan hantu, kaedah pemulihannya adalah dengan mengambil kembali ruang dan waktu pada tubuh atau organ manusia yang diresap jin atau hantu.

Suatu gelombang infrasonik berfrekuensi amat rendah namun lebih kuat direkam secara konstan dan kontinu, dipancarkan sehingga mengganggu gelombang hantu yang sudah meresap ke suatu bagian tubuh; apabila hantu itu merasa tidak nyaman, mereka akan keluar dengan sendirinya dan pesakit kembali pulih.

“Bagi saya gangguan hantu tidak berbahaya jika dapat dirawat pada tahap awal. Amalan bacaan surah Yasin bisa untuk  mengaktifkan reaksi kimia didalam darah dan ini didapati bisa memberi tekanan kepada hantu yang tidak dapat bertahan apabila peningkatan oksigen didalam aliran darah sebagai tenaga murni.

“Walaupun pada tahap awal kerasukan, tubuh pesakit seperti menjadi medan pertempuran untuk mengusir hantu yang menyelinap ke dalam ruang tubuh tersembunyi, namun akhirnya keadaan akan kembali seperti asal.

“Sebaiknya untuk merawat dari kerasukan, sapukan air dingin atau es yang akan memberi keseimbangan melalui rakaman gelombang infrasonik yang bersamaan dengan frekuensi doa yang ikhlas. Itu sudah cukup untuk mengeluarkan gelombang hantu serta mengembalikan ruang dan waktu pada tubuh korban,” katanya.

Katanya lagi, seperti halnya kerasukan atau gangguan hantu, perkara yg lebih berbahaya adalah sihir yang mampu menyebabkan kematian dengan izin Allah, isteri membenci suami secara tiba-tiba, gangguan terhadap kesehatan fisik dan menyebabkan pasangan tidak mendapat anak.

Dalam kasus pasangan tidak mendapat anak akibat sihir, beliau berkata, ruang dan waktu pada rahim isteri sudah dikuasai jin yang akan memakan benih suami atau isteri. Pihaknya akan memasukkan gelombang berfrekuensi rendah yang sama dg frekuensi ovum dan sperma, secara berterusan untuk mengusir gelombang jin dari rahim isteri.

“Banyak kasus rawatan yang saya jalankan menemui pelbagai benda asing pelik seperti serbuk kayu, kalajengking dan permata keluar secara ghaib apabila gelombang dimasukkan ke dalam tubuh korban malah ketumbuhan yang terjadi pada organ juga ghaib apabila gelombang berfrekuensi rendah direkam ke dalam air mandiannya,” katanya.

http://gambarfotohantu.com/wp-content/uploads/2008/11/foto-hantu-pocong41.jpg
Usaha memancarkan gelombang untuk merawat gangguan makhluk halus juga sebenarnya tidaklah sesukar seperti yg kita bayangkan, tidak perlu peralatan menyerupai senjata, mesin yang besar sebaliknya gelombang bisa ditangkap dalam medium seperti air dan unsur yg sesuai.

“Kami menciptakan alat radionik yaitu teknologi yg merekam 99 frekuensi gelombang berdasarkan 99 getaran tenaga atom di dalam sukros dan pesakit hanya perlu memakan pil itu secara berterusan untuk memancarkan gelombang ke dalam tubuh,” katanya.

Sesuatu yang menarik adalah teori drakula akan terbakar jika terkena cahaya matahari adalah benar. Hantu memiliki gelombang tidak seimbang, dan cahaya matahari berfungsi menyeimbangkan gelombang alam. Apabila gelombang tidak seimbang terkena cahaya matahari, ia akan musnah karena gelombangnya menjadi seimbang dan hantu itu akan terbakar.

“Besi mampu memerangkap gelombang buruk/negatif dan hantu tidak menyukai medan listrik, jadi konsep hantu ditembak dengan alat listrik untuk diciderakan dan disimpan dalam kotak besi seperti filem Ghostbuster adalah benar.

“Begitu juga dg amalan meletakkan gunting besi dekat mayat kerana besi mampu menangkap atau menarik muatan listrik positif pd seseorang apabila seseorang itu meninggal dunia.
“Cermin mampu menyerap cahaya termasuk gelombang elektromagnetik yang memiliki kesan radiasi yang bisa mengganggu gelombang  hantu dan jin. Perkara2 seperti ini bukan kurafat tetapi kita perlu memahami konsepnya,” katanya.

Suatu fakta ironis adalah kebanyakan manusia takut hantu walaupun pd hakikatnya, hantu juga takut berhadapan dengan manusia karena penglihatan manusia memiliki foton cahaya yang cenderung mengeluarkan atau memancarkan elektron untuk membentuk ion positif.

http://im.videosearch.rediff.com/thumbImage/videoImages/videoImages1/youtube/rdhash262/b7b5ly05o7Y.gif
“Hantu juga terbentuk dari ion positif dan apabila ion positif bertemu dengan ion positif dalam kesatuan tenaga elektrik, ia mampu menciderakan atau menghindarkan mereka,” katanya.

FAKTA: Hantu dan jin
# Dari sudut sains, secara umum hantu atau jin gak suka dg cairan gas nitrogen, es, garam, oksigen, cahaya, karbon dioksida, frekuensi kurang satu Hertz dan wewangian tertentu.

# Dari sudut sains juga, hantu gemar ngan cuka, cendawan, bahan yang cepat busuk, bahan yang tinggi kandungan serat, gas beracun, bahan yang cepat teroksida (yg bereaksi ngan oksigen), kandungan natrium yg tinggi, busuk dan kotor.

# Zikir memiliki gelombang tetap dan apabila diamalkan secara berterusan, gelombang zikir akan menguasai ruang kosong pada tubuh manusia dan menjadikannya ‘pejal’ menyebabkan tiada lagi ruang untuk dimasuki gelombang asing seperti hantu atau jin.

source: http://fadlisyar.multiply.com/journal/item/2


sumber : http://wahw33d.blogspot.com/2010/10/mari-mengenal-hantu-secara-sains.html#ixzz1ifIDZXoD

Jumat, 20 Januari 2012

Pengaruh Al-Quran Terhadap Organ Tubuh


Pada sebuah penelitian tentang dampak baacaan Al-Qur'an dalam pengulangan-pengulangan "Akbar" di kota Panama wilayah Florida. Dan tujuan pertama penelitian ini adalah menemukan dampak yang terjadi pada organ tubuh manusia dan melakukan pengukuran jika memungkinkan.

penelitian pertama :

Penelitian ini menggunakan seperangkat peralatan elektronik dengan ditambah komputer untuk mengukur gejala-gejala perubahan fisiologis pada responden selama mereka mendengarkan bacaan Al-Qur'an. Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:

1). Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
2). Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
3). Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.

Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur'an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris. Percobaan ini membuktikan adanya pengaruh yang menenangkan hingga mencapai 97 %. Pengaruh tsb bahkan terlihat dalam bentuk perubahan2 fisiologis yang tampak pada berkurangnya tingkat ketegangan syaraf secara spontanitas.

Hasil experimen ini telah dilaporkan pada konferensi tahunan ke-17 organisasi kedokteran Islam Amerika Utara di Santa Lusia, Wilayah Mizore Agustus 1984.


penelitian kedua :

Telah pula ada studi lanjutan untuk mengetahui lebih jauh apakah dampak fisiologis tsb benar2 disebabkan karena Al-Quran bukan oleh faktor2 luar seperti suara, nada dan langgam bacaannya atau karena pendengar   mengetahui bahwa yang dibacakan adalah bagian dari kitab suci.

Untuk maksud studi ini, digunakan alat ukur stress yang dilengkapi dengan computer dari jenis MEDAL 3002, yaitu alat yang diciptakan dan dikembangkan oleh Pusat Kedokteran Univ.Boston A.S. Alat tsb mengukur reaksi2 yang menunjuk pada ketegangan dengan 2 cara :

1). Pemeriksaan psikologis secara langsung melalui computer.

2). Pengamatan dan pengukuran perubahan2 fisiologis pada tubuh.



Untuk percobaan yang kedua ini semua sukarelawan adalah non Muslim dan tidak bisa bahasa Arab.

Percobaan ini dilakukan selama 42 kesempatan, dimana setiap kesempatannya selama 5 kali, sehingga jumlah keseluruhannya 210 percobaan dan dilakukan thd 5 orang sukarelawan (3 pria dan 2 wanita) yang umurnya berkisar 17-40 th dan usia pertengahan 22 tahun..

Kedua ratus sepuluh percobaan itu dibagi dalam 3 jenis :

85 kali diperdengarkan ayat2 Quran yang dibacakan tanpa lagu,

85 kali bacaan bahasa Arab bukan Quran tanpa lagu juga,

40 kali (sisa yang 210) tidak dibacakan apa2, tapi yang bersangkutan diminta duduk dengan tenang sambil menutup mata.


Hasil penelitian sungguh adanya kejutan/shock pada bacaan-bacaan yang diperdengarkan ayat-ayatQuran. Yaitu :

"Ada hasil positif 65 % pada percobaan yang dibacakan ayat Al-Qur'an. Dan hal ini menunjukkan bahwa energi listrik yang ada pada otot lebih banyak turun pada percobaan ini. Hal ini ditunjukkan dengan dampak ketegangan syaraf yang terbaca pada monitor."

Sedangkan hasil penelitian pada bacaan berbahasa Arab (bukan Al-Qur'an) yang cara membacanya disejajarkan dengan bacaan Al-Qur'an dalam lirik membacanya, melafadzkannya didepan telinga, hanya berdampak 33 % pada responden.

Untuk posisi duduk dan diam serta tidak mendegarkan satu ayat pun, maka responden tidak mengalami perubahan ketegangan apapun.

Pembahasan Hasil Penelitian dan Kesimpulan Sungguh sudah terlihat jelas hasil-hasil awal penelitian tentang dampak Al-Qur'an pada penelitian terdahulu bahwasanya Al-Qur`an memiliki pengaruh positif dan signifikan   terhadap syaraf. dan mungkin bisa dicatat pengaruh ini sebagai satu hal yang terpisah, sebagaimana pengaruh inipun terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, voleme darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.

Dan semua perubahan ini menunjukan bahwasanya ada perubahan pada organ-organ syaraf otak secara langsung dan sekaligus mempengaruhi organ tubuh lainnya. Jadi, ditemukan sejumlah kemungkinan yang tak berujung (tidak diketahui sebab dan musababnya) terhadap perubahan fisiologis yang mungkin disebabkan oleh bacaan Al-Qur`an yang didengarkannya.

Oleh karena itu sudah diketahui oleh umum bahwasanya ketegangan-ketegangan saraf akan berpengaruh kepada dis-fungsi organ tubuh yang dimungkinkan terjadi karena produksi zat kortisol atau zat lainnya ketika merespon gerakan antara saraf otak dan otot. Oleh karena itu pada keadaan ini pengaruh Al-Qur`an terhadap ketegangan saraf akan menyebabkan seluruh badannya akan segar kembali, dimana dengan bagusnya stamina tubuh ini akan menghalau berbagai penyakit atau mengobatinya.

terima kasih sudah mau membaca.Pada sebuah penelitian tentang dampak baacaan Al-Qur'an dalam pengulangan-pengulangan "Akbar" di kota Panama wilayah Florida. Dan tujuan pertama penelitian ini adalah menemukan dampak yang terjadi pada organ tubuh manusia dan melakukan pengukuran jika memungkinkan.

penelitian pertama :

Penelitian ini menggunakan seperangkat peralatan elektronik dengan ditambah komputer untuk mengukur gejala-gejala perubahan fisiologis pada responden selama mereka mendengarkan bacaan Al-Qur'an. Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:

1). Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
2). Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
3). Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.

Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur'an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris. Percobaan ini membuktikan adanya pengaruh yang menenangkan hingga mencapai 97 %. Pengaruh tsb bahkan terlihat dalam bentuk perubahan2 fisiologis yang tampak pada berkurangnya tingkat ketegangan syaraf secara spontanitas.

Hasil experimen ini telah dilaporkan pada konferensi tahunan ke-17 organisasi kedokteran Islam Amerika Utara di Santa Lusia, Wilayah Mizore Agustus 1984.


penelitian kedua :

Telah pula ada studi lanjutan untuk mengetahui lebih jauh apakah dampak fisiologis tsb benar2 disebabkan karena Al-Quran bukan oleh faktor2 luar seperti suara, nada dan langgam bacaannya atau karena pendengar   mengetahui bahwa yang dibacakan adalah bagian dari kitab suci.

Untuk maksud studi ini, digunakan alat ukur stress yang dilengkapi dengan computer dari jenis MEDAL 3002, yaitu alat yang diciptakan dan dikembangkan oleh Pusat Kedokteran Univ.Boston A.S. Alat tsb mengukur reaksi2 yang menunjuk pada ketegangan dengan 2 cara :

1). Pemeriksaan psikologis secara langsung melalui computer.

2). Pengamatan dan pengukuran perubahan2 fisiologis pada tubuh.



Untuk percobaan yang kedua ini semua sukarelawan adalah non Muslim dan tidak bisa bahasa Arab.

Percobaan ini dilakukan selama 42 kesempatan, dimana setiap kesempatannya selama 5 kali, sehingga jumlah keseluruhannya 210 percobaan dan dilakukan thd 5 orang sukarelawan (3 pria dan 2 wanita) yang umurnya berkisar 17-40 th dan usia pertengahan 22 tahun..

Kedua ratus sepuluh percobaan itu dibagi dalam 3 jenis :

85 kali diperdengarkan ayat2 Quran yang dibacakan tanpa lagu,

85 kali bacaan bahasa Arab bukan Quran tanpa lagu juga,

40 kali (sisa yang 210) tidak dibacakan apa2, tapi yang bersangkutan diminta duduk dengan tenang sambil menutup mata.


Hasil penelitian sungguh adanya kejutan/shock pada bacaan-bacaan yang diperdengarkan ayat-ayatQuran. Yaitu :

"Ada hasil positif 65 % pada percobaan yang dibacakan ayat Al-Qur'an. Dan hal ini menunjukkan bahwa energi listrik yang ada pada otot lebih banyak turun pada percobaan ini. Hal ini ditunjukkan dengan dampak ketegangan syaraf yang terbaca pada monitor."

Sedangkan hasil penelitian pada bacaan berbahasa Arab (bukan Al-Qur'an) yang cara membacanya disejajarkan dengan bacaan Al-Qur'an dalam lirik membacanya, melafadzkannya didepan telinga, hanya berdampak 33 % pada responden.

Untuk posisi duduk dan diam serta tidak mendegarkan satu ayat pun, maka responden tidak mengalami perubahan ketegangan apapun.

Pembahasan Hasil Penelitian dan Kesimpulan Sungguh sudah terlihat jelas hasil-hasil awal penelitian tentang dampak Al-Qur'an pada penelitian terdahulu bahwasanya Al-Qur`an memiliki pengaruh positif dan signifikan   terhadap syaraf. dan mungkin bisa dicatat pengaruh ini sebagai satu hal yang terpisah, sebagaimana pengaruh inipun terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, voleme darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.

Dan semua perubahan ini menunjukan bahwasanya ada perubahan pada organ-organ syaraf otak secara langsung dan sekaligus mempengaruhi organ tubuh lainnya. Jadi, ditemukan sejumlah kemungkinan yang tak berujung (tidak diketahui sebab dan musababnya) terhadap perubahan fisiologis yang mungkin disebabkan oleh bacaan Al-Qur`an yang didengarkannya.

Oleh karena itu sudah diketahui oleh umum bahwasanya ketegangan-ketegangan saraf akan berpengaruh kepada dis-fungsi organ tubuh yang dimungkinkan terjadi karena produksi zat kortisol atau zat lainnya ketika merespon gerakan antara saraf otak dan otot. Oleh karena itu pada keadaan ini pengaruh Al-Qur`an terhadap ketegangan saraf akan menyebabkan seluruh badannya akan segar kembali, dimana dengan bagusnya stamina tubuh ini akan menghalau berbagai penyakit atau mengobatinya.

terima kasih sudah mau membaca.